05/03/2020
Emelaigne lunglai tungkai kakinya ....
Seluruh badannya terasa lemas ....
Panas suhu tubuhnya ....
Namun dingin yang dia rasa
Air bening mengembang di pelupuk matanya
"Aku benar - benar tidak waras"
Pada dirinya sendiri dia mendakwa
"Tuhan ... Dewa ... Allah ..."
"Aku tak boleh merindukannya"
Dua orang yang dulu selalu dia nantikan
Alvi dan Drake ...
Pria dengan pesona mawar kuning yang senantiasa menyilaukan hasrat duniawi Emelaigne
Mulai masuk pada jalan yang Emelaigne genggam ...
Seharusnya Emelaigne bahagia ....
Tapi kenyataannya,
Pion Iblis itu ...
Levin ...
Dia hanyalah sosok baru dalam jalan hidup Emelaigne
Kecelakaan itu ...
Telah membuat Emelaigne jatuh dalam kabut kecil sang pion ...
Benar - benar sia - sia
Hanya kesia - siaan ...
Memalukan ...'
Dan menyakitkan ....
Seluruh badannya terasa lemas ....
Panas suhu tubuhnya ....
Namun dingin yang dia rasa
Air bening mengembang di pelupuk matanya
"Aku benar - benar tidak waras"
Pada dirinya sendiri dia mendakwa
"Tuhan ... Dewa ... Allah ..."
"Aku tak boleh merindukannya"
Dua orang yang dulu selalu dia nantikan
Alvi dan Drake ...
Pria dengan pesona mawar kuning yang senantiasa menyilaukan hasrat duniawi Emelaigne
Mulai masuk pada jalan yang Emelaigne genggam ...
Seharusnya Emelaigne bahagia ....
Tapi kenyataannya,
Pion Iblis itu ...
Levin ...
Dia hanyalah sosok baru dalam jalan hidup Emelaigne
Kecelakaan itu ...
Telah membuat Emelaigne jatuh dalam kabut kecil sang pion ...
Benar - benar sia - sia
Hanya kesia - siaan ...
Memalukan ...'
Dan menyakitkan ....
Comments
Post a Comment